Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya (BBLabkesmas)

Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya

031-5020306, 031-5021451 031-5020388 bblabkesmas.surabaya@kemkes.go.id Jl. Karangmenjangan 18, Surabaya 60286
Daftar Layanan Online LAYANAN ONLINE SIMULTAN SIMULTAN

Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet

Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet

08 Agustus 2023 / By Administrator,

Oleh dr. Titiek Sulistyowati, M. Ked. Klin, Sp. MK (K)

 

Apakah cacar monyet termasuk infeksi menular seksual (IMS)?

Cacar monyet dapat menyebar melalui kontak dekat dalam bentuk apapun, termasuk melalui ciuman, sentuhan, seks oral dan penetrasi melalui vagina atau anal dengan seseorang yang dapat menularkan penyakit tersebut. Orang yang berhubungan seks dengan banyak pasangan  mempunyai resiko yang besar terhadap penularan penyakit ini.

Siapa pun yang mengalami ruam atau lesi baru dan tidak biasa harus menghindari hubungan seks atau kontak dekat lainnya dengan orang lain sampai mereka telah menjalani tes Infeksi Menular Seksual (IMS) dan pemeriksaan cacar monyet. Ruam cacar monyet juga dapat ditemukan di area yang sulit dilihat di dalam tubuh, termasuk mulut, tenggorokan, alat kelamin, vagina, dan anus atau sekitar anus.

Beberapa studi menunjukkan bahwa virus cacar monyet ditemukan pada sampel cairan air mani dari 13,06% kasus yang dikonfirmasi. Menurut Reda A dkk, virus ini dapat diidentifikasi dalam sampel air mani dari hari pertama sampai dengan 19 hari setelah timbulnya gejala. Kapasitas replikasi partikel virus yang ditemukan dalam sampel mani juga diuji. Studi tersebut menunjukkan bahwa virus cacar monyet berhasil ditumbuhkan atau dikultur dari sampel mani dari dua pasien cacar monyet, sehingga makin menguatkan peran penularan penyakit secara seksual. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menjelaskan lebih banyak tentang potensi replikasi partikel ini.

Apakah cacar monyet menyebar melalui udara seperti COVID-19 ?

Penelitian terbaru pada pasien cacar monyet telah mengidentifikasi tingginya jumlah virus di saluran pernapasan (swab tenggorokan dan nasofaring), air liur, dan sampel udara, tetapi penularan melalui tetesan pernapasan (droplet) atau pada jarak yang lebih jauh melalui aerosol tampaknya tidak berperan dalam wabah saat ini. Kemungkinan bahwa virus cacar monyet dapat bermutasi dan meningkatkan viral load dalam droplet dan aerosol, atau efisiensinya untuk menginfeksi sel manusia di mukosa pernapasan, akan meningkatkan penularannya melalui pernapasan, dan hal ini harus dipantau di kasus masa depan. Bukti penularan cacar melalui udara telah dilaporkan  dan cacar monyet mungkin berkembang ke arah yang sama.

Penularan penyakit menular melalui saluran pernapasan sering kali dikotomisasi menjadi penularan melalui tetesan (droplet) dan penularan melalui udara (airborne). Penularan droplet mengacu pada penyebaran patogen melalui partikel besar (yaitu tetesan) yang dihasilkan saat bersin, batuk, atau berbicara, dan akan dideposit ke selaput lendir (membran mukosa) host/inang yang rentan. Partikel besar ini biasanya hanya bergerak dalam jarak pendek (yaitu <2 m) sebelum menetap di tanah atau permukaan lain. Penularan melalui udara mengacu pada penyebaran patogen dalam partikel yang sangat kecil (misal aerosol) yang juga dapat dihasilkan melalui bersin, batuk, dan berbicara, dan tetap berada di udara untuk jangka waktu lama, sehingga tidak memerlukan kontak dekat (<2 m) dengan individu yang terinfeksi. Kedua jenis partikel tersebut dapat menular jika terhirup atau bersentuhan dengan selaput lendir seseorang. Dalam konteks kasus cacar monyet, materi partikulat yang berasal dari lesi (misal, bahan keropeng yang dihaluskan) dari lesi non-oral juga dapat terhirup ketika tersuspensi di udara. Studi Beeson et al secara kolektif menyebut bahwa penularan melalui udara (baik melalui percikan tetesan atau menghirup aerosol atau partikulat yang berasal dari lesi) sebagai penularan melalui pernapasan.

Secara historis, laporan kasus cacar monyet pada manusia mencakup gejala saluran pernafasan atas atau bawah, tetapi bisa juga tidak ada gejala. Gangguan pernafasan yang parah atau bronkopneumonia telah ditemukan pada akhir perjalanan penyakit dengan Monkeypox virus clade I (MPXV clade I). Lesi pada mulut, selain tanda dan gejala orofaring lain (misal, lesi tonsil, faringitis, odynophagia, dan epiglotitis) telah dilaporkan, baik secara historis dan selama wabah clade II tahun 2022. Sakit tenggorokan dilaporkan terjadi pada 17–37% pasien pada tahun 2022. Sebelum tahun 2022, batuk tercatat terjadi pada sekitar setengah pasien dengan MPXV clade I dan clade II, tetapi laporan wabah tahun 2022, gejala ini disertai sesak napas dan hidung tersumbat, jauh lebih jarang terjadi, dengan batuk hanya terjadi pada 7% pasien dalam satu penelitian cross-sectional. Laporan historis dan saat ini juga mendokumentasikan isolasi MPXV dari lokasi anatomi mulut atau pernapasan. DNA MPXV dari usap faring dan air liur telah terdeteksi PCR pada pasien dengan lesi kulit bersamaan. Adler dan rekannya juga mengidentifikasi DNA MPXV clade II saluran pernapasan atas pada tujuh pasien yang dijelaskan dalam serangkaian kasus dari UK (2018–2021) tanpa adanya gejala pernafasan dan bahkan setelah lesi kulit sembuh. Pada tiga pasien, pelepasan saluran pernafasan bagian atas terjadi selama lebih dari 3 minggu. DNA virus juga terdeteksi pada satu pasien kambuh yang terjadi 6 minggu setelah keluar dari rumah sakit dan 10 minggu setelah timbul gejala awal. Hubungan antara keberadaan DNA virus dan pelepasan virus menular yang dapat hidup dari saluran pernafasan yang menyebabkan infeksi tidak diketahui, karena banyak dari penelitian ini tidak melakukan kultur sel. Hanya satu penelitian yang membiakkan virus dari beberapa usap orofaring dan diukur dengan uji plak.

Meskipun gejala pernafasan tampaknya merupakan manifestasi MPXV yang jarang terjadi pada wabah tahun 2022, keberadaan DNA virus di saluran pernafasan telah didokumentasikan bahkan pada individu tanpa gejala pernafasan. Apakah manifestasi pernafasan dari infeksi MPXV atau isolasi MPXV dari mulut atau pernafasan sekret pada manusia mempunyai korelasi dengan potensi penularan melalui pernafasan masih belum jelas dan membutuhkan studi lebih lanjut.

Apakah virus cacar monyet bisa menular melalui permukaan yang terkontaminasi ?

Virus cacar monyet juga mungkin bertahan selama beberapa waktu pada pakaian, selimut, handuk, benda, barang elektronik, dan permukaan yang pernah disentuh oleh pasien cacar monyet. Orang lain yang menyentuh barang tersebut dapat terinfeksi, terutama jika mereka mengalami luka atau lecet atau menyentuh mata, hidung, mulut, atau selaput lendir lainnya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Membersihkan dan melakukan desinfeksi permukaan/benda serta membersihkan tangan setelah menyentuh permukaan/benda yang mungkin terkontaminasi dapat membantu mencegah penularan jenis ini.

Evaluasi stabilitas MPXV pada permukaan yang berbeda penting untuk meminimalkan penularan. Studi Li F et al menunjukkan stabilitas MPXV pada berbagai jenis permukaan yang sering disentuh. MPXV diamati memiliki pola stabilitas yang berbeda dan tergantung pada jenis permukaan. Virus yang aktif terdeteksi pada kaca dan baja tahan karat hingga 5 hari dan pada permukaan plastik hingga 3 hari. Sebaliknya, tidak ada MPXV yang terdeteksi pada papan kayu dan karton, yang merupakan permukaan berpori dan menyerap air, setelah inkubasi 1 dan 2 hari. Selain itu, DNA MPXV lebih stabil dan menunjukkan korelasi yang lebih baik dengan titer virus pada baja tahan karat, plastik, dan kaca. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa penularan MPXV melalui fomite (benda atau bahan yang mungkin membawa infeksi, seperti pakaian, perkakas, dan furnitur) menjadi masuk akal. Selain itu, stabilitas MPXV sangat bergantung pada permukaan dan lebih stabil pada permukaan halus, yang dapat memberikan lebih banyak informasi untuk meminimalkan penularan cacar monyet dan menekankan pentingnya desinfeksi lingkungan dalam pencegahan dan pengendalian cacar monyet.

Studi Morgan et al menunjukkan bahwa bulan Juli 2021 dilakukan pengambilan sampel lingkungan di rumah pasien cacar monyet dengan Mpox virus clade II West Africa (WA-MPXV) di Dallas, Texas, AS. Pengambilan sampel usap lingkungan dilakukan 15 hari setelah pasien meninggalkan rumah. Hasil menunjukkan kontaminasi DNA dari WA-MPXV yang luas dan berhasil mengisolasi virus hidup dari 7 sampel dalam kultur sel. Tidak ada perbedaan statistik (p = 0,94) antara positivitas dari DNA WA-MPXV pada permukaan berpori (9/10, 90%) vs permukaan tidak berpori (19/21, 90,5%), tetapi ada perbedaan signifikan (p<0,01) antara virus hidup yang terdeteksi dalam kultur permukaan berpori (6/10, 60%) vs. permukaan tidak berpori (21/1, 5%). Temuan ini menunjukkan bahwa permukaan berpori (misal, tempat tidur, pakaian) dapat menimbulkan risiko paparan MPXV lebih besar dibandingkan permukaan tidak berpori (misalnya logam, plastik). MPXV yang layak terdeteksi pada permukaan alat rumah tangga setidaknya setelah 15 hari. Namun, titer yang rendah menunjukkan potensi penularan tidak langsung yang terbatas.

REFERENSI
1.    A. Akbulut, H. Akbulut, M. Ozguler, N. Inci and S. Yalcin, "Gastrointestinal Anthrax: A Case and Review of Literature," Advances in Infectious Diseases, Vol. 2 No. 3, 2012, pp. 67-71. doi: 10.4236/aid.2012.23010.
2.    Angelo KM, Smith T, Camprubi-Ferrer D, et al. Epidemiological and clinical characteristics of patients with monkeypox in the GeoSentinel Network: a cross-sectional study. Lancet Infect Dis. 2022;23:196–206.
3.    anthrax.pdf (centerforhealthsecurity.org)
4.    Anthrax Infection Diagnosis & Testing | CDC
5.    Antonio Alcamí. (2023). Pathogenesis of the circulating mpox virus and its adaptation to humans. Proceedings of the National Academy of Sciences. 2023. Vol. 120 No. 13.e2301662120. https://doi.org/10.1073/pnas.2301662120
6.    Beeson, Amy & Styczynski, Ashley & Hutson, Christina & Whitehill, Florence & Angelo, Kristina & Minhaj, Faisal & Morgan, Clint & Ciampaglio, Kaitlyn & Reynolds, Mary & McCollum, Andrea & Guagliardo, Sarah Anne. (2023). Mpox respiratory transmission: the state of the evidence. The Lancet Microbe. 4. 10.1016/S2666-5247(23)00034-4.
7.    Benites-Zapata VA, Ulloque-Badaracco JR, Alarcon-Braga EA, et al. Clinical features, hospitalisation and deaths associated with monkeypox: a systematic review and meta-analysis. Ann Clin Microbiol Antimicrob. 2022;21:36.
8.    Li F, Shen X, Zhang H, Jin H, Zhang L, Lv B, Li W, Liang Z, Zhang X, Zhang D, Hou X, Pan Y, Kan B, Wang Q. Stability of mpox virus on different commonly contacted surfaces. J Med Virol. 2023 Dec;95(12):e29296. doi: 10.1002/jmv.29296. PMID: 38054540.
9.    McCollum AM, Damon IK. Human monkeypox. Clin Infect Dis. 2014;58:260–267.
10.    Morgan CN, Whitehill F, Doty JB, Schulte J, Matheny A, Stringer J, et al. Environmental Persistence of Monkeypox Virus on Surfaces in Household of Person with Travel-Associated Infection, Dallas, Texas, USA, 2021. Emerg Infect Dis. 2022;28(10):1982-1989. https://doi.org/10.3201/eid2810.221047
11.    Patel A, Bilinska J, Tam JCH, et al. Clinical features and novel presentations of human monkeypox in a central London centre during the 2022 outbreak: descriptive case series. BMJ. 2022;378
12.    Simonsen KA, Chatterjee K. Anthrax. [Updated 2023 Jul 25]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507773/
13.    Reda A, Abdelaal A, Brakat AM, Lashin BI, Abouelkheir M, Abdelazeem B, Rodriguez-Morales AJ, Sah R. Monkeypox viral detection in semen specimens of confirmed cases: A systematic review and meta-analysis. J Med Virol. 2023 Jan;95(1):e28250. doi: 10.1002/jmv.28250. Epub 2022 Nov 3. PMID: 36271741.
14.    Tarin-Vicente EJ, Alemany A, Agud-Dios M, et al. Clinical presentation and virological assessment of confirmed human monkeypox virus cases in Spain: a prospective observational cohort study. Lancet. 2022;400:661–669.
15.    Thornhill JP, Barkati S, Walmsley S, et al. Monkeypox virus infection in humans across 16 countries - April-June 2022. N Engl J Med. 2022;387:679–691.
16.    Types of Anthrax | CDC
17.    Zasada AA. Detection and Identification of Bacillus anthracis: From Conventional to Molecular Microbiology Methods. Microorganisms. 2020 Jan 16;8(1):125. doi: 10.3390/microorganisms8010125. PMID: 31963339; PMCID: PMC7023132.

 

Artikel Terbaru

Pernah Merasa Seperti Jatuh Saat Mau Tidur? Kenali Hypnic Jerk

Lihat >>

Pernah Merasa Seperti Jatuh Saat Mau Tidur? Kenali Hypnic Jerk

14 September 2026 / By Administrator
Risiko Penyakit Infeksi dan Sistem Surveilan untuk Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi: Penguatan Peran Labkesmas dalam Deteksi Dini dan Respon KLB

Lihat >>

Risiko Penyakit Infeksi dan Sistem Surveilan untuk Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi: Penguatan Peran Labkesmas dalam Deteksi Dini dan Respon KLB

31 Agustus 2026 / By Administrator
Mengulas Bacillus cereus: Karakteristik Patogen, Risiko Toksin, dan Manajemen Pencegahan KLB Pangan

Lihat >>

Mengulas Bacillus cereus: Karakteristik Patogen, Risiko Toksin, dan Manajemen Pencegahan KLB Pangan

30 Juni 2026 / By Administrator
Campak pada Dewasa: Bukan Sekadar Penyakit Anak

Lihat >>

Campak pada Dewasa: Bukan Sekadar Penyakit Anak

16 April 2026 / By Administrator
Selamat Hari Tuberkulosis Sedunia

Lihat >>

Selamat Hari Tuberkulosis Sedunia

24 Maret 2026 / By Administrator
Puasa sebagai Intervensi Mikrobiologis :             Dampaknya terhadap Kesehatan Usus

Lihat >>

Puasa sebagai Intervensi Mikrobiologis : Dampaknya terhadap Kesehatan Usus

27 Februari 2026 / By Administrator
PENGUMUMAN: Pelaksanaan Program Nasional Pemantapan Mutu Eksternal (PNPME) Tahun 2026

Lihat >>

PENGUMUMAN: Pelaksanaan Program Nasional Pemantapan Mutu Eksternal (PNPME) Tahun 2026

07 November 2025 / By Administrator
Menelusuri Jejak Mikroba pada Kasus Keracunan Pangan

Lihat >>

Menelusuri Jejak Mikroba pada Kasus Keracunan Pangan

30 Oktober 2025 / By Administrator
Sakit Sendi Setelah Demam? Ini yang Perlu Kamu Tahu

Lihat >>

Sakit Sendi Setelah Demam? Ini yang Perlu Kamu Tahu

22 September 2025 / By Administrator
SI NIMBUS YANG MERESAHKAN

Lihat >>

SI NIMBUS YANG MERESAHKAN

30 Juni 2025 / By Administrator
Hipertensi: Si Pembunuh Senyap yang Sering Diabaikan

Lihat >>

Hipertensi: Si Pembunuh Senyap yang Sering Diabaikan

10 Juni 2025 / By Administrator
Prinsip Pemenuhan Nutrisi untuk Pasien Tuberkulosis Dalam Rangka Hari TB Dunia

Lihat >>

Prinsip Pemenuhan Nutrisi untuk Pasien Tuberkulosis Dalam Rangka Hari TB Dunia

05 Mei 2025 / By Administrator
Bekerja aman di Biosafety Cabinet (BSC)

Lihat >>

Bekerja aman di Biosafety Cabinet (BSC)

28 Februari 2025 / By Administrator
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

Lihat >>

Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

10 Januari 2025 / By Administrator
AWaRe

Lihat >>

AWaRe

09 Desember 2024 / By Administrator
Budaya Kerja Kemenkes

Lihat >>

Budaya Kerja Kemenkes

20 Februari 2024 / By Administrator
Nyamuk Aedes pembawa Wolbachia untuk mencegah infeksi demam berdarah

Lihat >>

Nyamuk Aedes pembawa Wolbachia untuk mencegah infeksi demam berdarah

23 Oktober 2023 / By Administrator
Kondisi medis, gejala, dan penatalaksanaan yang berhubungan dengan panas

Lihat >>

Kondisi medis, gejala, dan penatalaksanaan yang berhubungan dengan panas

06 September 2023 / By Administrator
Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet

Lihat >>

Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet

08 Agustus 2023 / By Administrator
Yang Harus Diketahui Tentang Antraks

Lihat >>

Yang Harus Diketahui Tentang Antraks

26 Juli 2023 / By Administrator
Listeriosis (Foodborne Disease)

Lihat >>

Listeriosis (Foodborne Disease)

07 Juni 2023 / By Administrator
DETEKSI DNA HPV UNTUK SKRINING KANKER SERVIKS

Lihat >>

DETEKSI DNA HPV UNTUK SKRINING KANKER SERVIKS

20 Mei 2023 / By Administrator
Kanker serviks dikarenakan virus HPV

Lihat >>

Kanker serviks dikarenakan virus HPV

10 April 2023 / By Administrator
Infeksi manusia oleh virus flu burung A(H5)

Lihat >>

Infeksi manusia oleh virus flu burung A(H5)

27 Maret 2023 / By Administrator
Deteksi Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB)

Lihat >>

Deteksi Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB)

23 Februari 2023 / By Administrator
Patogenesis dan diagnosis Mycobacterium leprae

Lihat >>

Patogenesis dan diagnosis Mycobacterium leprae

04 Januari 2023 / By Administrator
SEPUTAR HIV DAN PENCEGAHAN HIV: PROFILAKSIS PASKA PAJANAN

Lihat >>

SEPUTAR HIV DAN PENCEGAHAN HIV: PROFILAKSIS PASKA PAJANAN

02 Desember 2022 / By Administrator
Resistensi Antimikroba Terkait Perjalanan

Lihat >>

Resistensi Antimikroba Terkait Perjalanan

09 November 2022 / By Administrator
DETEKSI LABORATORIUM Legionella pneumophilla DARI SPESIMEN MANUSIA

Lihat >>

DETEKSI LABORATORIUM Legionella pneumophilla DARI SPESIMEN MANUSIA

04 Oktober 2022 / By Administrator
LEGIONELLOSIS

Lihat >>

LEGIONELLOSIS

02 September 2022 / By Administrator
BAKTERI DALAM AIR SUSU IBU (ASI)

Lihat >>

BAKTERI DALAM AIR SUSU IBU (ASI)

03 Agustus 2022 / By Administrator
DEKONTAMINASI

Lihat >>

DEKONTAMINASI

15 Juli 2022 / By Administrator
PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA HEWAN TERNAK

Lihat >>

PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA HEWAN TERNAK

15 Juni 2022 / By Administrator
PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEY POX)

Lihat >>

PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEY POX)

24 Mei 2022 / By Administrator
PENYAKIT HEPATITIS PADA ANAK YANG TIDAK DIKETAHUI PENYEBABNYA

Lihat >>

PENYAKIT HEPATITIS PADA ANAK YANG TIDAK DIKETAHUI PENYEBABNYA

12 April 2022 / By Administrator
WORLD TB DAY  24 Maret 2022 Invest to End TB. Save Lives

Lihat >>

WORLD TB DAY 24 Maret 2022 Invest to End TB. Save Lives

23 Maret 2022 / By Administrator
KONDISI PASKA COVID

Lihat >>

KONDISI PASKA COVID

24 Februari 2022 / By Administrator
VARIAN OMICRON, EPISODE BARU DARI SARS-CoV-2

Lihat >>

VARIAN OMICRON, EPISODE BARU DARI SARS-CoV-2

06 Januari 2022 / By Administrator
DISBARISME

Lihat >>

DISBARISME

03 Desember 2021 / By Administrator
HIPOKSIA

Lihat >>

HIPOKSIA

08 November 2021 / By Administrator
JENIS VAKSIN

Lihat >>

JENIS VAKSIN

12 Oktober 2021 / By Administrator
PRINSIP DASAR VAKSIN

Lihat >>

PRINSIP DASAR VAKSIN

14 September 2021 / By Administrator
KESEHATAN PENERBANGAN

Lihat >>

KESEHATAN PENERBANGAN

11 Agustus 2021 / By Administrator
PERHATIKAN: PEMAKAIAN MASKER YANG BISA MELINDUNGI DARI COVID-19

Lihat >>

PERHATIKAN: PEMAKAIAN MASKER YANG BISA MELINDUNGI DARI COVID-19

20 Juli 2021 / By Administrator
DEMAM DENGUE & DEMAM BERDARAH DENGUE

Lihat >>

DEMAM DENGUE & DEMAM BERDARAH DENGUE

23 Juni 2021 / By Administrator
PENGUMPULAN SPESIMEN DAHAK YANG BENAR

Lihat >>

PENGUMPULAN SPESIMEN DAHAK YANG BENAR

28 Mei 2021 / By Administrator
VARIAN VIRUS SARS CoV-2

Lihat >>

VARIAN VIRUS SARS CoV-2

14 April 2021 / By Administrator
VIRUS NIPAH (Niv)

Lihat >>

VIRUS NIPAH (Niv)

02 Maret 2021 / By Administrator
SEPUTAR FAKTA TENTANG VAKSIN COVID-19

Lihat >>

SEPUTAR FAKTA TENTANG VAKSIN COVID-19

22 Februari 2021 / By Administrator
TRANSMISI VIRUS SARS-CoV-2

Lihat >>

TRANSMISI VIRUS SARS-CoV-2

19 Januari 2021 / By Administrator
BENARKAH ADA KASUS REINFEKSI COVID-19 ?

Lihat >>

BENARKAH ADA KASUS REINFEKSI COVID-19 ?

08 Desember 2020 / By Administrator
STOP PENYEBARAN “SUPERBUG” GUNAKAN ANTIBIOTIK DENGAN BIJAK

Lihat >>

STOP PENYEBARAN “SUPERBUG” GUNAKAN ANTIBIOTIK DENGAN BIJAK

03 November 2020 / By Administrator
IMPACT OF TB LABORATORY DIAGNOSIS IN COVID-19 PANDEMIC

Lihat >>

IMPACT OF TB LABORATORY DIAGNOSIS IN COVID-19 PANDEMIC

01 September 2020 / By Administrator
Pemeriksaan usap dubur (swab rektal) untuk penjamah makanan

Lihat >>

Pemeriksaan usap dubur (swab rektal) untuk penjamah makanan

28 Agustus 2020 / By Administrator
DETEKSI BAKTERI RESISTEN

Lihat >>

DETEKSI BAKTERI RESISTEN

24 Juni 2020 / By Administrator
Penerimaan Karyawan Non PNS Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun 2020

Lihat >>

Penerimaan Karyawan Non PNS Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun 2020

04 Juni 2020 / By Administrator
HERD IMMUNITY

Lihat >>

HERD IMMUNITY

27 Mei 2020 / By Administrator
MENINGITIS BAKTERI

Lihat >>

MENINGITIS BAKTERI

30 April 2020 / By Administrator
HARI TBC SEDUNIA

Lihat >>

HARI TBC SEDUNIA

25 Maret 2020 / By Administrator
PANDEMI COVID-19

Lihat >>

PANDEMI COVID-19

17 Maret 2020 / By Administrator
Fakta terbaru : Pneumonia oleh Corona Virus (2019-nCoV)

Lihat >>

Fakta terbaru : Pneumonia oleh Corona Virus (2019-nCoV)

03 Februari 2020 / By Administrator
Bahaya Tersembunyi Salmonella Enterocolitis Keracunan makanan akibat bakteri Salmonella

Lihat >>

Bahaya Tersembunyi Salmonella Enterocolitis Keracunan makanan akibat bakteri Salmonella

09 Desember 2019 / By Administrator
Indonesia Masuki Periode Aging Population

Lihat >>

Indonesia Masuki Periode Aging Population

04 Juli 2019 / By Administrator
PENANGANAN PERTAMA DEMAM ANAK

Lihat >>

PENANGANAN PERTAMA DEMAM ANAK

10 Juni 2019 / By Administrator
Hoax Imunisasi Masih Beredar

Lihat >>

Hoax Imunisasi Masih Beredar

01 Mei 2019 / By Administrator
WASPADALAH, DIFTERI MASIH ADA !

Lihat >>

WASPADALAH, DIFTERI MASIH ADA !

23 April 2019 / By Administrator
Waspada, Filariasis Ditularkan Melalui Semua Jenis Nyamuk

Lihat >>

Waspada, Filariasis Ditularkan Melalui Semua Jenis Nyamuk

15 Maret 2019 / By Administrator
Satu Gigitan Anjing Bisa Renggut Nyawa

Lihat >>

Satu Gigitan Anjing Bisa Renggut Nyawa

27 Februari 2019 / By Administrator
Hari Santri 2018: ''Menag Ajak Santri Tebarkan Kedamaian di Sosial Media''

Lihat >>

Hari Santri 2018: ''Menag Ajak Santri Tebarkan Kedamaian di Sosial Media''

06 September 2018 / By Administrator
Susu Kental Manis Bukan untuk Dikonsumsi Setiap Hari

Lihat >>

Susu Kental Manis Bukan untuk Dikonsumsi Setiap Hari

07 Agustus 2018 / By Administrator
Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018: Cinta Keluarga, Cinta Terencana

Lihat >>

Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018: Cinta Keluarga, Cinta Terencana

03 Juli 2018 / By Administrator
Kemenkes: Kecanduan Game Adalah Gangguan Perilaku

Lihat >>

Kemenkes: Kecanduan Game Adalah Gangguan Perilaku

29 April 2018 / By Administrator
Pemberitahuan PNPME 2018

Lihat >>

Pemberitahuan PNPME 2018

28 Maret 2018 / By Administrator
Pengumuman Penutupan Pendaftaran PME Kimia Klinik & Mikrobiologi BTA

Lihat >>

Pengumuman Penutupan Pendaftaran PME Kimia Klinik & Mikrobiologi BTA

01 Maret 2018 / By Administrator