Hari Santri 2018: ''Menag Ajak Santri Tebarkan Kedamaian di Sosial Media''
06 September 2018 / By Administrator,
Menag Lukman Hakim Saifuddin mengajak segenap kaum santri di Tanah Air memanfaatkan sosial media untuk menebarkan kedamaian kepada siapapun dan di manapun.
Menurut Menag, santri dalam pengertian luas adalah mereka-mereka umat Muslim yang memiliki basis pengetahuan memadai dan memiliki cara berfikir terbuka dan menebarkan ajaran Islam dalam mewujudkan kedamaian di tengah-tengah kehidupan.
''Yang kita launching hari ini bukanlah hari santri melainkan rangkaian kegiatan Hari Santri dalam rangka memperingati hari santri yang jatuh pada 22 Oktober mendatang,'' kata Menag Lukman Hakim didampingi Dirjen Pendis dan Direktur Pendididkan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ahmad Zayadi serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenag.
Menurut Menag, peringatan hari santri dapat dimaknai secara khusus dimana santri tidak hanya mereka yang lulusan pondok pesantren, tetapi adalah mereka umat Islam yang memiliki basis keilmuan memadai dan memiliki daya pikir terbuka serta menyebarkan agama Islam dalam rangka mendamaikan dan menjadi rahmatan lil alamin.
''Ciri dari santri yang paling utama adalah mereka yang cinta tanah air dengan berlandaskan agama. Santri memiliki sejarah resolusi jihad, tidak semata hanya membela kepentingan pesantren atau kaum santri tapi lebih luas dari itu adalah cintanya kepada tanah air,'' ujar Menag.
''Sering kali muncul di ranah sosial media hal-hal yang berpotensi memecah belah kita. Santri harus terpanggil memanfaatkan sosial media untuk senantiasa menebarkan kedamaian kepada siapapun, di manapun dan kapanpun,'' ujar Menag Lukman Hakim saat launching rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2018 di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta.
Tampil berpeci hitam dan kemeja putih dengan bawahan sarung khas batik, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berkesempatan berbagi cerita dengan pengelola media sosial (medsos) pondok pesantren bagaimana bermedsos.
''Bersosial media harus tenang. Jangan mudah terbawa emosi,'' kata Menag Lukman saat berdialog di acara Kopdar Akbar bersama Santrinet Nusantara sebagai rangkaian acara Hari Santri Nasional tahun 2018.
Disampaikan Menag Lukman, dirinya sangat menikmati dalam bersosial media, karena ada beberapa kepentingan. Menurutnya, ada tiga kepentingan dirinya bermedsos.
''Saya menikmati bersosial media, karena saya punya kepentingan, setidaknya pada tiga hal,'' kata Menag.
Kepentingan pertama adalah ingin mendapatkan ilmu, ingin mendapatkan informasi. ''Itu penting, karena pada sosial media bisa menjadikan banyak tahu hal,'' ujarnya.
Kepentingan kedua adalah untuk untuk menebarkan pikiran-pikiran. Bahkan, lebih jauh lagi, ujarnya, sosial media dapat menjadi tempat untuk mengartikulasikan pikiran. Sementara kepentingan bermedia sosial yang ketiga adalah untuk hiburan.
Dirjen Pendis Kamaruddin Amin dalam kesempatan sama mengatakan, pondok pesantren yang dihuni ratusan bahkan ribuan santri di dalamnya menjadi satu komunitas yang tidak dapat dipandang sebelah mata.
''Refleksi santri terkait moderasi beragama saja tidak cukup, tapi interaksi personal harus moderat, tentu harus sejalan dengan ilmu pengetahuan seseorang,'' kata Kamaruddin Amin.
Dijelaskan Kamaruddin, seorang santri itu tidak hanya menguasai kitab (ilmu) kuning, akan tetapi juga harus menguasai ilmu putih yakni ilmu-ilmu lainnya seperti penguasaan teknologi utamanya dalam bersosial media dalam menebarkan moderasi beragama.
''Kita harus mengetahui batasan moderasi beragama itu,'' kata Kamaruddin.
Hari Santri 2018 dengan mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri. Malam puncak Hari Santri 2018 pada 21 Oktober 2018 rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo di Lapangan Gasibu, Bandung.
Acara ini akan diisi renungan Hari Santri 2018 bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, tausiyah kebangsaan oleh Habib Jindan bin Novel bin Jindan, penampilan Sabyan Gambus dan orkestra santri di Bandung, Jawa Barat.
#HariSantri2018
Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag bersama Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo
sumber:
http://www.depkes.go.id/article/view/18090300001/hari-santri-2018-menag-ajak-santri-tebarkan-kedamaian-di-sosial-media-.html
Artikel Terbaru
Lihat >>
Pernah Merasa Seperti Jatuh Saat Mau Tidur? Kenali Hypnic Jerk
Lihat >>
Risiko Penyakit Infeksi dan Sistem Surveilan untuk Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi: Penguatan Peran Labkesmas dalam Deteksi Dini dan Respon KLB
Lihat >>
Mengulas Bacillus cereus: Karakteristik Patogen, Risiko Toksin, dan Manajemen Pencegahan KLB Pangan
Lihat >>
Campak pada Dewasa: Bukan Sekadar Penyakit Anak
Lihat >>
Selamat Hari Tuberkulosis Sedunia
Lihat >>
Puasa sebagai Intervensi Mikrobiologis : Dampaknya terhadap Kesehatan Usus
Lihat >>
PENGUMUMAN: Pelaksanaan Program Nasional Pemantapan Mutu Eksternal (PNPME) Tahun 2026
Lihat >>
Menelusuri Jejak Mikroba pada Kasus Keracunan Pangan
Lihat >>
Sakit Sendi Setelah Demam? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Lihat >>
SI NIMBUS YANG MERESAHKAN
Lihat >>
Hipertensi: Si Pembunuh Senyap yang Sering Diabaikan
Lihat >>
Prinsip Pemenuhan Nutrisi untuk Pasien Tuberkulosis Dalam Rangka Hari TB Dunia
Lihat >>
Bekerja aman di Biosafety Cabinet (BSC)
Lihat >>
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
Lihat >>
AWaRe
Lihat >>
Budaya Kerja Kemenkes
Lihat >>
Nyamuk Aedes pembawa Wolbachia untuk mencegah infeksi demam berdarah
Lihat >>
Kondisi medis, gejala, dan penatalaksanaan yang berhubungan dengan panas
Lihat >>
Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet
Lihat >>
Yang Harus Diketahui Tentang Antraks
Lihat >>
Listeriosis (Foodborne Disease)
Lihat >>
DETEKSI DNA HPV UNTUK SKRINING KANKER SERVIKS
Lihat >>
Kanker serviks dikarenakan virus HPV
Lihat >>
Infeksi manusia oleh virus flu burung A(H5)
Lihat >>
Deteksi Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB)
Lihat >>
Patogenesis dan diagnosis Mycobacterium leprae
Lihat >>
SEPUTAR HIV DAN PENCEGAHAN HIV: PROFILAKSIS PASKA PAJANAN
Lihat >>
Resistensi Antimikroba Terkait Perjalanan
Lihat >>
DETEKSI LABORATORIUM Legionella pneumophilla DARI SPESIMEN MANUSIA
Lihat >>
LEGIONELLOSIS
Lihat >>
BAKTERI DALAM AIR SUSU IBU (ASI)
Lihat >>
DEKONTAMINASI
Lihat >>
PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA HEWAN TERNAK
Lihat >>
PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEY POX)
Lihat >>
PENYAKIT HEPATITIS PADA ANAK YANG TIDAK DIKETAHUI PENYEBABNYA
Lihat >>
WORLD TB DAY 24 Maret 2022 Invest to End TB. Save Lives
Lihat >>
KONDISI PASKA COVID
Lihat >>
VARIAN OMICRON, EPISODE BARU DARI SARS-CoV-2
Lihat >>
DISBARISME
Lihat >>
HIPOKSIA
Lihat >>
JENIS VAKSIN
Lihat >>
PRINSIP DASAR VAKSIN
Lihat >>
KESEHATAN PENERBANGAN
Lihat >>
PERHATIKAN: PEMAKAIAN MASKER YANG BISA MELINDUNGI DARI COVID-19
Lihat >>
DEMAM DENGUE & DEMAM BERDARAH DENGUE
Lihat >>
PENGUMPULAN SPESIMEN DAHAK YANG BENAR
Lihat >>
VARIAN VIRUS SARS CoV-2
Lihat >>
VIRUS NIPAH (Niv)
Lihat >>
SEPUTAR FAKTA TENTANG VAKSIN COVID-19
Lihat >>
TRANSMISI VIRUS SARS-CoV-2
Lihat >>
BENARKAH ADA KASUS REINFEKSI COVID-19 ?
Lihat >>
STOP PENYEBARAN “SUPERBUG” GUNAKAN ANTIBIOTIK DENGAN BIJAK
Lihat >>
IMPACT OF TB LABORATORY DIAGNOSIS IN COVID-19 PANDEMIC
Lihat >>
Pemeriksaan usap dubur (swab rektal) untuk penjamah makanan
Lihat >>
DETEKSI BAKTERI RESISTEN
Lihat >>
Penerimaan Karyawan Non PNS Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun 2020
Lihat >>
HERD IMMUNITY
Lihat >>
MENINGITIS BAKTERI
Lihat >>
HARI TBC SEDUNIA
Lihat >>
PANDEMI COVID-19
Lihat >>
Fakta terbaru : Pneumonia oleh Corona Virus (2019-nCoV)
Lihat >>
Bahaya Tersembunyi Salmonella Enterocolitis Keracunan makanan akibat bakteri Salmonella
Lihat >>
Indonesia Masuki Periode Aging Population
Lihat >>
PENANGANAN PERTAMA DEMAM ANAK
Lihat >>
Hoax Imunisasi Masih Beredar
Lihat >>
WASPADALAH, DIFTERI MASIH ADA !
Lihat >>
Waspada, Filariasis Ditularkan Melalui Semua Jenis Nyamuk
Lihat >>
Satu Gigitan Anjing Bisa Renggut Nyawa
Lihat >>
Hari Santri 2018: ''Menag Ajak Santri Tebarkan Kedamaian di Sosial Media''
Lihat >>
Susu Kental Manis Bukan untuk Dikonsumsi Setiap Hari
Lihat >>
Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018: Cinta Keluarga, Cinta Terencana
Lihat >>
Kemenkes: Kecanduan Game Adalah Gangguan Perilaku
Lihat >>
Pemberitahuan PNPME 2018
Lihat >>
Pengumuman Penutupan Pendaftaran PME Kimia Klinik & Mikrobiologi BTA
@bblabkesmas.surabaya
BBLKMSurabaya
BBLKMSurabaya