Sejarah
28 Maret 2018 / By Administrator,
1917 : Didirikan oleh Pemerintah Belanda bernama Gewesteelijk Laboratorium,
sebagai laboratorium penelitian berbagai penyakit dan sanitasi lingkungan
1945 : Diserahkan ke Pemerintah Indonesia
sebagai tempat penelitian, vaksinasi, pengembangan ilmu kesehatan dan latihan laboratorium sekolah kedokteran NIAS (sekarang FK UNAIR)
1976 : berubah nama menjadi Laboratorium Kesehatan Daerah Surabaya
Mendukung pelayanan RSU Dr. Soetomo
1978 : berubah nama menjadi Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya (BLK Kelas B) merupakan UPT Depkes RI sesuai Kep Menkes RI No.142/MENKES/SK/IV/1978)
Mendukung program Kanwil Depkes Prop Jatim, RSU Dr, Soetomo dan FK Unair
1992 : Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya (BLK kelas A Eselon III A) sesuai Kep Menkes RI No.563/Menkes/SK/VII/1992
2004 : Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya (BBLK dengan Eselon II B) sesuai Kep Menkes RI No.1063/Menkes/SK/IX/2004
Mendukung program Ditjen Yankes, Dinkes Prop Jatim, RSU Dr. Soetomo dan FK Unair sampai sekarang
2008 : Terakreditasi ISO/IEC 17025:2005 sebagai Laboratorium Penguji
2010 : Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya sebagai Satker BLU sesuai Kep Menkeu RI No. 57/KMK.05/2010.
Terakreditasi ISO 9001:2008 Ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya oleh Disbudpar Kota Surabaya
2011 : Terakreditasi KALK dengan nomor akreditasi 01/S/KALK-P/IX/2011
2013 : Terakreditasi ISO 15189:2007 sebagai Laboratorium Medik/Klinik
Penataan Organisasi sebagai Satker BLU dan Penambahan WIlayah Bimbingan Teknis menjadi 8 Wilayah (Permenkes No. 52 Tahun 2013)
2018 : Terakreditasi ISO 17043:2010 sebagai Penyelenggara Uji Profisiensi
2019 : Penetapan sebagai satker WBK oleh Kementerian Kesehatan
2020 : Penetapan sebagai satker WBK oleh KeMenPan-RB
Penataan Organisasi satker Kementerian Kesehatan (Permenkes No. 52 Tahun 2020)
2021 : Penilaian sebagai satker WBBM
@bblabkesmas.surabaya
BBLKMSurabaya
BBLKMSurabaya