Hipertensi: Si Pembunuh Senyap yang Sering Diabaikan
10 Juni 2025 / By Administrator,
Surabaya - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang sangat serius. Dijuluki sebagai "silent killer" atau si pembunuh senyap, penyakit ini kerap tidak menimbulkan gejala tetapi dapat berujung pada komplikasi fatal seperti stroke dan serangan jantung. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Surabaya mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan bahaya hipertensi serta pentingnya deteksi dini.
Apa Itu Hipertensi?
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik seseorang mencapai 140 mmHg atau lebih, dan/atau tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih setelah dilakukan pengukuran minimal dua kali. Meski tampak tidak berbahaya, tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dalam jangka panjang dapat merusak organ vital.
Fakta Terbaru Mengenai Hipertensi
Menurut data WHO tahun 2023, terdapat sekitar 1,28 miliar orang berusia 30–79 tahun yang hidup dengan hipertensi. Ironisnya, hampir setengah dari mereka tidak menyadari kondisi tersebut. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat hipertensi sebagai penyebab kematian keempat tertinggi, dengan kontribusi 10,2% dari seluruh penyebab kematian.
Komplikasi akibat hipertensi sangat beragam, mulai dari:
- Stroke
- Serangan jantung
- Gagal jantung
- Kerusakan ginjal
- Dan berbagai gangguan kesehatan kronis lainnya
Gejala yang Sering Tidak Disadari
Sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan gejala apapun hingga terjadi komplikasi. Namun, beberapa tanda berikut dapat menjadi peringatan:
- Sakit kepala dan pusing
- Jantung berdebar-debar
- Nyeri dada
- Gelisah
- Penglihatan kabur
- Mudah lelah
Bagaimana Cara Mencegah Hipertensi?
Pencegahan hipertensi sangat bergantung pada gaya hidup. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Konsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan
- Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari
- Tidur cukup setiap malam
- Menurunkan berat badan jika mengalami obesitas
- Batasi konsumsi garam (kurang dari 2 gram/hari)
- Hindari makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans
- Tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sudah Mengidap Hipertensi?
Bagi Anda yang telah terdiagnosis hipertensi, langkah-langkah berikut sangat penting:
- Mengelola stres dengan baik
- Rutin memeriksa tekanan darah
- Berkonsultasi dengan dokter
- Minum obat sesuai anjuran medis
- Mengelola penyakit penyerta jika ada
Layanan Pemeriksaan Lengkap di BB Labkesmas Surabaya
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan hipertensi, BB Labkesmas Surabaya menyediakan berbagai jenis pemeriksaan kesehatan yang relevan, di antaranya:
Kenapa Memilih BB Labkesmas Surabaya?
- Tenaga kesehatan profesional, berpengalaman, dan terpercaya
- Hasil pemeriksaan cepat dan akurat
- Laboratorium terakreditasi nasional
- Biaya pemeriksaan terjangkau
- Konsultasi dokter gratis
Jangan tunggu sampai terlambat! Deteksi dini dan gaya hidup sehat adalah kunci untuk mencegah komplikasi akibat hipertensi. Kunjungi BB Labkesmas Surabaya dan jadwalkan pemeriksaan Anda hari ini.
Artikel Terbaru
Lihat >>
Pernah Merasa Seperti Jatuh Saat Mau Tidur? Kenali Hypnic Jerk
Lihat >>
Risiko Penyakit Infeksi dan Sistem Surveilan untuk Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi: Penguatan Peran Labkesmas dalam Deteksi Dini dan Respon KLB
Lihat >>
Mengulas Bacillus cereus: Karakteristik Patogen, Risiko Toksin, dan Manajemen Pencegahan KLB Pangan
Lihat >>
Campak pada Dewasa: Bukan Sekadar Penyakit Anak
Lihat >>
Selamat Hari Tuberkulosis Sedunia
Lihat >>
Puasa sebagai Intervensi Mikrobiologis : Dampaknya terhadap Kesehatan Usus
Lihat >>
PENGUMUMAN: Pelaksanaan Program Nasional Pemantapan Mutu Eksternal (PNPME) Tahun 2026
Lihat >>
Menelusuri Jejak Mikroba pada Kasus Keracunan Pangan
Lihat >>
Sakit Sendi Setelah Demam? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Lihat >>
SI NIMBUS YANG MERESAHKAN
Lihat >>
Hipertensi: Si Pembunuh Senyap yang Sering Diabaikan
Lihat >>
Prinsip Pemenuhan Nutrisi untuk Pasien Tuberkulosis Dalam Rangka Hari TB Dunia
Lihat >>
Bekerja aman di Biosafety Cabinet (BSC)
Lihat >>
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
Lihat >>
AWaRe
Lihat >>
Budaya Kerja Kemenkes
Lihat >>
Nyamuk Aedes pembawa Wolbachia untuk mencegah infeksi demam berdarah
Lihat >>
Kondisi medis, gejala, dan penatalaksanaan yang berhubungan dengan panas
Lihat >>
Menjawab Pertanyaan seputar Penularan Cacar Monyet
Lihat >>
Yang Harus Diketahui Tentang Antraks
Lihat >>
Listeriosis (Foodborne Disease)
Lihat >>
DETEKSI DNA HPV UNTUK SKRINING KANKER SERVIKS
Lihat >>
Kanker serviks dikarenakan virus HPV
Lihat >>
Infeksi manusia oleh virus flu burung A(H5)
Lihat >>
Deteksi Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB)
Lihat >>
Patogenesis dan diagnosis Mycobacterium leprae
Lihat >>
SEPUTAR HIV DAN PENCEGAHAN HIV: PROFILAKSIS PASKA PAJANAN
Lihat >>
Resistensi Antimikroba Terkait Perjalanan
Lihat >>
DETEKSI LABORATORIUM Legionella pneumophilla DARI SPESIMEN MANUSIA
Lihat >>
LEGIONELLOSIS
Lihat >>
BAKTERI DALAM AIR SUSU IBU (ASI)
Lihat >>
DEKONTAMINASI
Lihat >>
PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA HEWAN TERNAK
Lihat >>
PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEY POX)
Lihat >>
PENYAKIT HEPATITIS PADA ANAK YANG TIDAK DIKETAHUI PENYEBABNYA
Lihat >>
WORLD TB DAY 24 Maret 2022 Invest to End TB. Save Lives
Lihat >>
KONDISI PASKA COVID
Lihat >>
VARIAN OMICRON, EPISODE BARU DARI SARS-CoV-2
Lihat >>
DISBARISME
Lihat >>
HIPOKSIA
Lihat >>
JENIS VAKSIN
Lihat >>
PRINSIP DASAR VAKSIN
Lihat >>
KESEHATAN PENERBANGAN
Lihat >>
PERHATIKAN: PEMAKAIAN MASKER YANG BISA MELINDUNGI DARI COVID-19
Lihat >>
DEMAM DENGUE & DEMAM BERDARAH DENGUE
Lihat >>
PENGUMPULAN SPESIMEN DAHAK YANG BENAR
Lihat >>
VARIAN VIRUS SARS CoV-2
Lihat >>
VIRUS NIPAH (Niv)
Lihat >>
SEPUTAR FAKTA TENTANG VAKSIN COVID-19
Lihat >>
TRANSMISI VIRUS SARS-CoV-2
Lihat >>
BENARKAH ADA KASUS REINFEKSI COVID-19 ?
Lihat >>
STOP PENYEBARAN “SUPERBUG” GUNAKAN ANTIBIOTIK DENGAN BIJAK
Lihat >>
IMPACT OF TB LABORATORY DIAGNOSIS IN COVID-19 PANDEMIC
Lihat >>
Pemeriksaan usap dubur (swab rektal) untuk penjamah makanan
Lihat >>
DETEKSI BAKTERI RESISTEN
Lihat >>
Penerimaan Karyawan Non PNS Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun 2020
Lihat >>
HERD IMMUNITY
Lihat >>
MENINGITIS BAKTERI
Lihat >>
HARI TBC SEDUNIA
Lihat >>
PANDEMI COVID-19
Lihat >>
Fakta terbaru : Pneumonia oleh Corona Virus (2019-nCoV)
Lihat >>
Bahaya Tersembunyi Salmonella Enterocolitis Keracunan makanan akibat bakteri Salmonella
Lihat >>
Indonesia Masuki Periode Aging Population
Lihat >>
PENANGANAN PERTAMA DEMAM ANAK
Lihat >>
Hoax Imunisasi Masih Beredar
Lihat >>
WASPADALAH, DIFTERI MASIH ADA !
Lihat >>
Waspada, Filariasis Ditularkan Melalui Semua Jenis Nyamuk
Lihat >>
Satu Gigitan Anjing Bisa Renggut Nyawa
Lihat >>
Hari Santri 2018: ''Menag Ajak Santri Tebarkan Kedamaian di Sosial Media''
Lihat >>
Susu Kental Manis Bukan untuk Dikonsumsi Setiap Hari
Lihat >>
Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018: Cinta Keluarga, Cinta Terencana
Lihat >>
Kemenkes: Kecanduan Game Adalah Gangguan Perilaku
Lihat >>
Pemberitahuan PNPME 2018
Lihat >>
Pengumuman Penutupan Pendaftaran PME Kimia Klinik & Mikrobiologi BTA
@bblabkesmas.surabaya
BBLKMSurabaya
BBLKMSurabaya